Pemkab Banyuasin Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Panen Raya Padi IP 200 di Desa Merah Mata

BANYUASIN, Wartakitanews.com — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperlihatkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., yang memimpin kegiatan Panen Raya Padi Indeks Pertanaman (IP) 200 di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, pada Selasa (18/08).
Dalam panen raya tersebut, produktivitas padi tercatat mencapai angka maksimal hingga 5,6 ton per hektar, dengan estimasi umum produksi berkisar di angka 5 ton per hektar. Keberhasilan ini mengukuhkan efektivitas pola tanam dua kali setahun (IP 200) yang terus digalakkan di wilayah berjuluk Bumi Sedulang Setudung ini.

Dorong Program Oplah dan Infrastruktur Pertanian

Guna mendongkrak hasil pertanian secara berkelanjutan, Pemkab Banyuasin secara aktif mendorong program Optimasi Lahan (Oplah). Program ini didukung penuh oleh pembangunan infrastruktur penukung yang memadai, mulai dari pembangunan tanggul hingga jaringan irigasi berkualitas dan tertata rapi.
“Alhamdulillah hasilnya sudah maksimal, 5,6 ton per hektar. Ini sudah maksimal dan 1 tahun sudah bisa dilakukan 2 kali. Bayangkan kalau seluruh sawah yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin kita Oplah semua kita buatkan tanggul, kita buatkan irigasi yang baik dan bagus, insya Allah hasilnya akan lebih maksimal,” jelas Bupati Askolani.

Serap Aspirasi Petani dan Salurkan Bantuan

Tidak hanya hadir untuk memotong padi secara simbolis, Bupati Askolani turun langsung ke lapangan untuk mendengar dan menyerap aspirasi serta berdialog langsung dengan para petani setempat guna memahami kendala yang mereka hadapi di lapangan.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata, dalam kesempatan yang sama turut diserahkan bantuan kepada kelompok tani di Desa Merah Mata berupa benih cabai dan herbisida guna menunjang produktivitas serta kelancaran usaha tani masyarakat.

Capaian Produksi Lampaui Tahun Sebelumnya

Sektor pertanian Banyuasin menunjukkan tren positif yang membanggakan. Tercatat pada Semester II Tahun 2026, Kabupaten Banyuasin telah memproduksi gabah sebanyak 1.216.162 ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka ini telah sukses melampaui total kinerja produksi gabah sepanjang tahun 2025.
Dengan capaian gemilang ini, momentum panen raya diharapkan mampu mewujudkan visi besar Kabupaten Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional serta mendaulatnya sebagai peringkat pertama produsen gabah padi terbesar di Indonesia.
Dihadiri Jajaran Pejabat Daerah
Acara panen raya ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, di antaranya:
  • Kepala Dinas TPH: Sarip, S.P., M.M.
  • Kepala DKP Banyuasin: Ir. Masita Liana, SP
  • Kepala Dinas PUPR Banyuasin: Ir. H. M. Riyan Aditya Saputra, MT., IPM., ASEAN. Eng
  • Plt. Kepala Dinas P2PAP2KB: Rohani, S.S., M.Si.
  • Kepala Bidang IKP: Titin Yariyanti, S.Pd., M.Si.
  • Camat Banyuasin I: Bahrun Rangkuti, S.STP., M.Si.
  • Kades Merah Mata: Seftian, S.IP
  • Direktur PDAM Tirta Betuah: Hendra Gunawan, S.T.

    (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *