Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Tenggelam di Sungai Komering OKU Timur

OKU Timur, Wartakitanews.com – Operasi SAR terhadap Sulaiman bin Mustofa (10), bocah laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi kejadian pada Minggu (13 September 2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Palembang segera mengerahkan personel menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Minggu sore sekitar pukul 16.15 WIB. Korban bersama delapan orang temannya sedang mandi sekaligus mencari kepiting rajungan di Sungai Komering. Ketika sedang mencari kepiting, korban bersama kakaknya tanpa disadari berada di bagian tengah sungai dan terseret arus. Sang kakak berhasil diselamatkan oleh warga setempat, sementara Sulaiman tenggelam dan hilang terbawa arus.
Pencarian kemudian digerakkan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Kantor SAR Palembang, unsur TNI/Polri, serta partisipasi aktif masyarakat. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Komering di sekitar lokasi kejadian perkara.
Pada Senin (14 September 2026) sekitar pukul 08.15 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.
Raymond menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta memberikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai. Hindari mandi atau bermain di sungai, terutama pada bagian yang memiliki arus deras dan kedalaman yang tidak diketahui,” ujar Raymond.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
(Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *