Mendapat informasi terkait adanya titik api, Kapolsek Banyuasin III AKP Robby Monodinata, S.H., M.H., bersama personel langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal sekaligus memimpin upaya pemadaman di lapangan.
Dalam proses penanganan tersebut, personel kepolisian bersinergi erat dengan Tim Posko Karhutla Banyuasin III. Kolaborasi cepat ini dilakukan guna melokalisir api agar tidak merembet dan meluas ke area permukiman atau perkebunan warga lainnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menjelaskan bahwa respons kilat dari jajarannya merupakan komitmen kepolisian dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat.
“Personel Polsek Banyuasin III bersama Tim Posko Karhutla Banyuasin III langsung melakukan pengecekan dan pemadaman di lokasi. Api telah berhasil dipadamkan dan situasi saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar IPTU Abu Bakar.
Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dengan menyisir sekitar lokasi. Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi maupun bara sisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla, terlebih di tengah kondisi cuaca yang rentan memicu titik api.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan adanya titik api maupun kebakaran lahan,” pungkasnya.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Polres Banyuasin beserta seluruh polsek jajaran memastikan akan terus menggencarkan patroli rutin, pemantauan wilayah, serta memperketat tingkat kesiapsiagaan guna mengawal keamanan lingkungan dari ancaman Karhutla di Kabupaten Banyuasin.
. (Vilkadi)