Truk Tangki Muatan CPO Terguling di Jalintim Banyuasin, Ribuan Liter Minyak Tumpah dan Picu Kemacetan Panjang

BANYUASIN, Wartakitanews.com — Sebuah mobil truk tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalintim), tepatnya di depan Perumnas Griya Anugerah, Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, pada Minggu (26/07/2026).

Insiden bermula ketika truk tangki tersebut melaju dari arah Betung dengan tujuan menuju Palembang. Diduga akibat salah satu ban mengalami pecah dan bocor, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.

Ahmad Tambrin, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa truk sempat menabrak sebuah mobil yang sedang terparkir sebelum akhirnya terguling melintang di badan jalan.

“Penyebab terjadinya peristiwa tersebut berawal dari truk tangki yang bermuatan CPO mengalami pecah ban, sehingga tidak terkendali, dan sempat menabrak mobil yang terparkir di lokasi, lalu terguling dan menyebabkan ribuan liter minyak CPO tumpah ke jalan,” ujar Ahmad Tambrin.

Akibat tergulingnya kendaraan berat tersebut, ribuan liter minyak CPO tumpah dan menggenangi badan jalan. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan lain karena permukaan jalan menjadi sangat licin.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalintim mengalami kemacetan parah. Kendaraan dari kedua arah dilaporkan berjalan lambat dan kesulitan melintas akibat jalan yang licin serta posisi truk tangki yang masih berada di badan jalan.

Petugas kepolisian dari Polsek Betung dan Polres Banyuasin langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Aparat kepolisian terlihat sibuk mengatur arus lalu lintas sistem buka-tutup guna mengurai kemacetan panjang serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak terjadi kecelakaan susulan.

Pihak berwenang mengimbau para pengendara yang melintas di Jalintim Betung–Palembang untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersabar mengingat proses evakuasi kendaraan serta pembersihan tumpahan CPO masih berlangsung. (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *