BANYUASIN, Wartakitanews.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar acara perpisahan dan purna tugas bagi tiga kepala dinas yang telah memasuki masa pensiun. Dalam momen penuh haru tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN Eng., hadir mewakili Pemerintah Kabupaten untuk memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi para abdi negara tersebut.
Guna menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, atas arahan langsung dari Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH, Sekda Erwin Ibrahim resmi ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai pelaksana sementara di tiga dinas terkait.
Adapun tiga kepala dinas yang memasuki masa purna bakti adalah:
-
Sopian Permana, SH., M.Si – Kepala Dinas P2PAP2KB
-
Ir. Syahrial, M.Si. – Kepala Dinas Perkimtan
-
Sirajuddin, S.Sos., M.Si – Plt. Kepala Disporapar
Dalam sambutannya, Sekda Erwin menyampaikan apresiasi mendalam serta rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian tanpa batas yang telah diberikan oleh ketiga putra terbaik Banyuasin tersebut bagi kemajuan Bumi Sedulang Setudung.
“Warisan kerja keras, integritas, dan inovasi yang telah bapak-bapak tinggalkan di dinas masing-masing akan menjadi fondasi kuat bagi kami yang melanjutkan. Terima kasih atas dedikasi luar biasa untuk Kabupaten Banyuasin,” ujar Erwin penuh haru.
Terkait penunjukan dirinya sebagai pemimpin sementara di ketiga dinas tersebut, Erwin menegaskan kesiapannya untuk segera melakukan konsolidasi internal. Langkah ini diambil sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kekosongan pimpinan yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Mandat dari Bapak Bupati adalah amanah agar pelayanan masyarakat tidak boleh kendor satu hari pun. Saya akan mengawal masa transisi ini sampai Bapak Bupati secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penunjukan pejabat Pelaksana Tugas (Plt) definitif yang baru atau pejabat struktural lainnya,” tegasnya.
Penunjukan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam memastikan setiap program strategis daerah tetap berjalan sesuai target, tanpa mengesampingkan kebutuhan masyarakat meski dalam masa transisi kepemimpinan di tingkat dinas. (Vilkadi)
