BANYUASIN, Wartakitanews.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Melalui Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Pemkab Banyuasin menggelar sosialisasi bertajuk “Bersama Mewujudkan Masyarakat Sehat, Lingkungan Kuat Bebas Narkoba” di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banyuasin pada Kamis (7/5/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BNK sekaligus Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuasin.
Dalam arahannya, Wabup Netta Indian menekankan bahwa perlindungan terhadap generasi muda dan masyarakat usia produktif merupakan prioritas utama. Ia menggarisbawahi korelasi antara kerentanan sosial, seperti pengangguran, dengan risiko penyalahgunaan narkoba.
“Kami tidak mau anak-anak penerus bangsa menggunakan atau tergiur narkoba. Sejak dini harus dicanangkan. Usia produktif dengan banyaknya pengangguran bisa memiliki mindset yang salah, yaitu mencari barang haram. Ini harus kita cegah bersama,” tegas Netta.
Sebagai langkah konkret penanggulangan dini, BNK Banyuasin juga melaksanakan tes urin bagi para warga binaan di Lapas Kelas II A. Hasilnya membawa kabar menggembirakan bagi jajaran pemerintah dan pengelola Lapas.
“Alhamdulillah, hasil tes urin seluruh warga binaan dinyatakan negatif. Ini sangat membanggakan. Kami juga memotivasi para warga binaan untuk terus memperbaiki diri demi meraih kesuksesan di masa depan,” tambah Wabup dengan nada apresiatif.
Selain edukasi bahaya zat adiktif, Netta Indian memberikan pesan menyentuh kepada para warga binaan mengenai pentingnya selektivitas dalam pergaulan. Menurutnya, lingkungan yang positif adalah kunci utama untuk benar-benar lepas dari jeratan narkoba setelah kembali ke masyarakat nanti.
-
Pesan Utama Wabup:
-
Selektif dalam memilih lingkaran pertemanan.
-
Mencari lingkungan yang suportif dan memberikan pengaruh positif.
-
Menanamkan niat kuat untuk berubah demi masa depan yang lebih baik.
-
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin mengajak seluruh elemen, mulai dari aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga lembaga pemasyarakatan, untuk tetap solid. Sinergi kolektif dianggap sebagai satu-satunya jalan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Bumi Sedulang Setudung.
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan tertib dan mendapatkan antusiasme tinggi dari warga binaan, yang diharapkan dapat menjadi titik balik bagi mereka untuk hidup lebih sehat dan produktif ke depannya. (Vilkadi)
