BANYUASIN, Wartakitanews.com — Pemerintah Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Melalui pesan bertajuk “Cegah Karhutla Sebelum Terlambat! Alam Terjaga, Kita Sejahtera”, Camat Muara Sugihan, Welli Ardiansyah, S.IP., M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan anak cucu.
Dalam seruan tersebut, pemerintah menekankan bahwa kebakaran hutan dan lahan membawa dampak buruk yang masif, mulai dari merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, merugikan ekonomi, hingga ancaman sanksi hukum yang berat bagi pelakunya.
Pemerintah kecamatan dengan tegas melarang beberapa tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran, di antaranya: Membuka lahan dengan cara dibakar, Membuang puntung rokok sembarangan, Menyalakan api di area hutan dan lahan, dan Membiarkan api sekecil apa pun menyala di hutan dan lahan.
Berdasarkan undang-undang yang berlaku (UU No. 41 Tahun 1999 dan UU No. 22 Tahun 2020), pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun serta denda maksimal Rp3 miliar.
Sebagai alternatif pengganti pembakaran, masyarakat diimbau untuk menggunakan cara-cara yang lebih aman dalam mengelola lahan, seperti: Memanfaatkan cara mekanis atau manual untuk membersihkan lahan, Memanfaatkan sisa tanaman untuk dijadikan kompos atau pakan ternak, Melakukan gotong royong bersama untuk membersihkan lahan, dan Memastikan ketersediaan sumber air di sekitar lahan dan menjaga agar lahan tetap lembap, terutama selama musim kemarau.
Pemerintah Kecamatan Muara Sugihan juga menyediakan layanan darurat bagi masyarakat yang melihat adanya titik api atau kepulan asap agar dapat segera dilaporkan melalui kontak berikut:
*Masyarakat Peduli Api (MPA): 0813-6706-2419.
*BPBD Banyuasin: 0711-7872200.
*Polsek Muara Sugihan: 110.
*Damkar Banyuasin: 0711-7691133.
Dengan semangat gotong royong bersama tokoh masyarakat dan seluruh elemen, Pemerintah Kecamatan Muara Sugihan berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi, siaga merespon cepat setiap kejadian Karhutla, serta menjaga bumi tetap hijau. “Cepat lapor, cepat tindak, api padam, kita selamat!” (Vilkadi)
