BANYUASIN, Wartakitanews.com — Kesiapsiagaan dan respons cepat kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Berkat kesigapan tim dalam merespon laporan warga, musibah kebakaran yang melanda sebuah rumah di Kelurahan Rimba Asam berhasil ditangani dengan cepat sehingga api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat, 9 Oktober 2026. Viter Wahyudi, petugas piket Damkar Kecamatan Betung, menerima panggilan telepon darurat langsung dari Ketua RW 006 Kelurahan Rimba Asam, Vilkadi. Laporan itu menginformasikan adanya rumah warga yang dilalap si jago merah.
Sebagai seorang Ketua RW yang juga berprofesi sebagai wartawan, Vilkadi memberikan apresiasi tinggi dan pujian khusus terhadap gerak cepat serta profesionalisme yang ditunjukkan oleh jajaran Damkar Kecamatan Betung.
“Sebagai warga sekaligus pengurus wilayah, saya sangat mengapresiasi dan memuji gerak cepat petugas Damkar Kecamatan Betung. Begitu dihubungi, mereka langsung sigap meluncur ke lokasi tanpa buang waktu sehingga api tidak sempat membesar dan menghanguskan seluruh isi rumah,” ungkap Vilkadi.
Tanpa buang waktu saat menerima laporan tersebut, Viter Wahyudi bersama Ratno dan rekan-rekan setimnya langsung meluncur ke lokasi kejadian di RT 26 RW 006, Kelurahan Rimba Asam. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tim Damkar langsung berjibaku melakukan tindakan pemadaman terhadap rumah milik warga bernama Rebo, yang diduga terbakar akibat korsleting listrik.
Petugas Damkar Kecamatan Betung, Viter Wahyudi, yang didampingi oleh Ratno, menjelaskan bahwa kecepatan bertindak menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak musibah ini.
“Begitu mendapatkan informasi kebakaran, kami langsung bergerak menuju ke TKP. Berkat kesigapan tim, api dapat cepat dijinakkan kurang dari satu jam sehingga tidak menjalar ke tempat lain, dan rumah yang terbakar pun tidak sampai hangus secara keseluruhan,” ujar Viter.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kendati demikian, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat kejadian berlangsung, sang pemilik rumah, Rebo, sedang tidak berada di tempat. Ia bersama istrinya, Maskura, tengah menghadiri acara keluarga di tempat sanak saudara untuk keperluan serah-serahan pernikahan.
“Begitu mendapatkan informasi kalau rumah kami terbakar, saya dan istri langsung bergegas pulang dengan perasaan panik luar biasa. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada warga sekitar beserta tim Damkar Betung yang bergerak sangat cepat memadamkan api sebelum semuanya ludes terbakar,” ungkap Rebo dengan nada lega.

Aksi sigap dan profesional yang ditunjukkan oleh Viter Wahyudi, Ratno, bersama seluruh jajaran Damkar Kecamatan Betung ini sontak menuai pujian luas dan patut diacungi jempol atas dedikasi mereka dalam melindungi keselamatan warga masyarakat. (Vilkadi)
