Kritik Pedas Layanan Air Bersih di Banyuasin: “Jika Tidak Sanggup, Mundur Saja”

Banyuasin, Wartakitanews.com – Memasuki usia ke-24 tahun berdirinya Kabupaten Banyuasin, permasalahan krisis air bersih dan pelayanan PDAM Tirta Betuah masih menjadi sorotan tajam. Keluhan warga terkait minimnya akses air bersih dinilai tak kunjung menemukan solusi konkret dari tahun ke tahun.
Kritik keras tersebut disuarakan oleh praktisi hukum Albert Fransstio, S.H., yang dikenal sebagai Pengacara Wong Kito. Ia menilai masalah pelayanan PDAM Tirta Betuah sudah menjadi keluhan harian warga yang terkesan diabaikan oleh jajaran pimpinan daerah (“Sedulang Setudung”).
Albert menegaskan bahwa para pemimpin yang berwenang seharusnya bersikap tahu malu dan tahu diri. Jika memang tidak sanggup menyelesaikan permasalahan mendasar rakyat ini, ia mendesak agar mereka legawa untuk mundur dari jabatannya.
“Krisis air bersih di Banyuasin ini bukan masalah baru, tapi sudah 24 tahun seperti diabaikan. Buruknya pelayanan PDAM Tirta Betuah ini sudah jadi santapan sehari-hari masyarakat, tapi para pemimpin seolah tutup mata dan hilang nuraninya. Kalau memang sudah tidak sanggup mengurus hal mendasar seperti air untuk rakyat, harusnya tahu malu dan tahu diri. Lebih baik mundur saja!” Tutup Albert Fransstio, S.H. (Pengacara Wong Kito)
Pewarta : Vilkadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *