BANYUASIN, Wartakitanews.com — Kepanikan sempat melanda warga Lorong Sungai Buah, RT 02 dan RT 03, Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, satu unit rumah terbakar dan merembet hingga berdampak pada tiga rumah warga lainnya pada Kamis (3/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Api diduga bermula dari korsleting listrik di dalam kamar rumah milik Murod (67), seorang nelayan. Si jago merah dengan cepat membesar lalu menjalar ke rumah warga sekitar, yaitu milik Ano Wijaya (39), Rumlan (56), dan Romi (30). Berkat aksi gotong royong warga sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Mendapati informasi kejadian tersebut, Kapolsek Banyuasin II IPTU Muhammad Ardhi Noer, S.H., M.Si. bersama personel kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan melakukan penanganan awal.
Di lokasi kejadian, personel Polsek Banyuasin II langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi (police line), serta mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) guna mengusut pasti kronologi dan penyebab utama kebakaran.
Berdasarkan hasil pendataan awal pihak kepolisian, rumah Murod mengalami kerusakan paling parah dengan estimasi kerugian mencapai Rp100 juta. Sementara itu, rumah Ano Wijaya mengalami kerugian sekitar Rp50 juta, Rumlan sekitar Rp15 juta, dan Romi sekitar Rp5 juta. Total kerugian materi ditaksir mencapai Rp170 juta.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H. menegaskan bahwa respons cepat jajaran kepolisian merupakan komitmen dalam menjaga kondusivitas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
“Personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi tetap aman, mengamankan TKP, melakukan pendataan, serta mengumpulkan bahan keterangan terkait kejadian. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar warga yang terdampak dapat memperoleh perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan,” ujar IPTU Abu Bakar.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh masalah kelistrikan.
“Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting dilakukan untuk mencegah timbulnya korsleting. Apabila terjadi keadaan darurat, kami minta masyarakat segera menghubungi pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tambahnya.
Sebagai langkah penanganan lanjutan, Polsek Banyuasin II berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Banyuasin II, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin untuk menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak. (Vilkadi)
