PEMERINTAH DESA TAJA INDAH BERSAMA BPD GELAR REMBUK STUNTING TA 2027, TEKANKAN PENTINGNYA PENGAWASAN AKTIF KESEHATAN ANAK

BANYUASIN, Wartakitanews.com — Pemerintah Desa Taja Indah bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Taja Indah sukses menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2027. Acara musyawarah strategis ini bertempat di Kantor Desa Taja Indah pada Selasa (04/08/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dan komitmen bersama dalam merumuskan arah kebijakan serta program penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas ke depan.

Rembuk stunting ini dihadiri oleh berbagai unsur penting pemerintahan dan masyarakat, di antaranya: Kepala Desa Taja Indah, Rahmad Saleh, beserta seluruh perangkat desa, Ketua BPD Taja Indah, Susilawati, beserta jajaran anggota, Plt. Camat Betung, Dino Suryadinata, S.H., M.H., beserta rombongan jajaran pemerintah kecamatan, Pendamping Desa, Meidiana Rahmawati, S.T., dan Tabrani, S.Kom, Pendamping Lokal Desa, Bambang Budianto, Kader Posyandu serta unsur masyarakat desa yang diundang.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Taja Indah Rahmad Saleh menyampaikan bahwa rembuk stunting ini adalah agenda krusial yang harus disikapi secara serius oleh seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa.

“Kegiatan rembuk stunting ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama di Desa Taja Indah untuk menekan dan mencegah angka stunting demi masa depan anak-anak kita. Melalui perencanaan anggaran tahun 2027 ini, kita ingin memastikan setiap program kesehatan, pemenuhan gizi ibu hamil, serta balita mendapat perhatian prioritas dan tepat sasaran,” ujar Rahmad Saleh.

Ia juga mengajak seluruh kader posyandu, perangkat desa, serta lembaga masyarakat untuk terus bahu-membahu melakukan sosialisasi pola hidup sehat serta aktif mendampingi keluarga yang berisiko agar penanganan stunting di Desa Taja Indah dapat tuntas secara optimal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Betung, Dino Suryadinata, S.H., M.H., dalam arahannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya rembuk stunting di Desa Taja Indah. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan untuk bergerak cepat di lapangan.

Dino Suryadinata meminta agar pemerintah desa beserta petugas kesehatan di tingkat desa dapat secara aktif memantau perkembangan kesehatan masyarakat, khususnya tumbuh kembang anak-anak.

“Jika nantinya terpantau ada anak-anak yang berisiko stunting, saya minta agar segera dilaporkan secara cepat kepada Pemerintah Kecamatan Betung maupun Dinas Kesehatan. Penanganan dini adalah kunci utama agar kita bisa mengambil tindakan preventif sebelum dampaknya meluas,” tegas Dino Suryadinata.

Melalui rembuk stunting T.A. 2027 ini, diharapkan seluruh usulan dan program yang telah disepakati dapat terakomodasi dengan baik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Taja Indah mendatang, demi mewujudkan desa yang bebas dari stunting. (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *