BANYUASIN, Wartakitanews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber Rejo, Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Penyaluran tahap kedua, yang mencakup alokasi bulan Mei dan Juni tersebut, dilaksanakan pada Selasa (30/06/2026) bertempat di kantor desa setempat.
Proses pembagian bantuan ini berjalan dengan tertib dan disaksikan langsung oleh jajaran perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat. Sebanyak 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp300.000 per KPM, yang merupakan akumulasi untuk dua bulan dengan rincian Rp150.000 per bulannya.
Kepala Desa Sumber Rejo, Suparno, menjelaskan bahwa teknis penyaluran bantuan kali ini dilakukan dengan pendekatan jemput bola. Meskipun kegiatan dipusatkan di kantor desa, pihak pemerintah desa tetap memberikan layanan khusus bagi penerima yang memiliki keterbatasan fisik.
“Penyaluran BLT-DD tahap kedua hari ini kami berikan kepada 14 KPM yang telah terverifikasi. Kami memahami kondisi para penerima, oleh karena itu, selain dibagikan di kantor desa, saya dan perangkat desa juga mengantarkan langsung bantuan ke rumah-rumah warga. Langkah ini kami ambil mengingat banyak penerima yang sudah lanjut usia (lansia) dan menderita sakit menahun sehingga sulit untuk hadir ke kantor desa,” ujar Suparno.
Dalam kesempatan tersebut, Suparno juga menyampaikan pesan dan harapannya kepada seluruh KPM. Ia menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan yang mendesak, seperti membeli kebutuhan pokok. Jangan dilihat dari jumlahnya, namun semoga perhatian dari pemerintah ini bisa meringankan beban ekonomi keluarga Bapak dan Ibu sekalian. Kami juga memohon doa agar dana desa ke depannya terus berjalan lancar sehingga program bantuan sosial seperti ini tetap bisa kita laksanakan,” tutupnya. (Vilkadi)
