Pendiri Ponpes Al Muhibbin Klarifikasi Dugaan Pelecehan: Pelaku Bukan Guru dan Kejadian di Luar Pesantren

BETUNG, Wartakitanews.com – Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhibbin, H. Yahya Asif, Lc., Al Hafidz, memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan pelecehan yang dialami oleh salah satu atlit pencak silat oleh oknum pelatih bela diri berinisial S.

Dalam pernyataannya, H. Yahya Asif menegaskan bahwa terduga pelaku bukanlah bagian dari struktur tenaga pendidik maupun staf di lingkungan lembaga yang dipimpinnya.

“Perlu kita tegaskan, jika peristiwa tersebut terjadi di luar lingkungan Pondok Pesantren Al Muhibbin. Terduga pelaku juga bukan bagian dari guru ataupun tenaga kependidikan Pesantren Al Muhibbin,” tegasnya saat memberikan keterangan.

Beliau menjelaskan bahwa pihak pesantren merasa perlu meluruskan informasi ini agar masyarakat mendapatkan fakta yang akurat. Menurutnya, oknum berinisial S tersebut tidak memiliki ikatan profesional sebagai pengajar di pesantren tersebut.

Lebih lanjut, H. Yahya Asif mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih teliti dan bijak dalam menyerap serta menyebarkan informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai. Hal ini sangat penting untuk menjaga nama baik institusi pendidikan dan menghindari kesalahpahaman.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam mendapatkan informasi, agar tidak terjadi fitnah yang dapat merugikan pihak-pihak yang tidak terlibat,” tambahnya.

Pihak Pondok Pesantren Al Muhibbin menyatakan komitmennya untuk tetap fokus pada kegiatan belajar mengajar dan menjaga lingkungan pesantren yang aman bagi seluruh siswa, sembari menghormati proses hukum yang berjalan terkait kejadian tersebut. (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *