Desil Bantuan Pangan Tak Sesuai Fakta, Kades Taja Raya I Minta Bulog dan Ketahanan Pangan Turun ke Lapangan

TAJA RAYA I, Wartakitanews.com — Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di tingkat desa masih diwarnai persoalan serius terkait ketersediaan data penerima manfaat.
Perbedaan mendasar antara tingkat kesejahteraan (desil) dalam data resmi dan kondisi ekonomi riil warga di lapangan memicu dilema bagi pihak pemerintah desa.
Kondisi tersebut salah satunya terjadi di Desa Taja Raya I, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Berdasarkan penelusuran di lapangan, ditemukan beberapa warga tergolong mampu secara ekonomi justru terdaftar sebagai penerima bantuan.
Sebaliknya, sejumlah warga yang tergolong tidak mampu dan sangat layak menerima bantuan malah terdata masuk dalam kategori desil tinggi, sehingga otomatis gugur dari daftar penerima manfaat.
Ketidaksesuaian data ini menempatkan pemerintah desa dalam posisi pelik. Kepala Desa Taja Raya I, Edi Fraza, yang didampingi Kasi Kesra, Wasito, mengungkapkan bahwa pihak desa kerap menjadi sasaran protes warga akibat polemik penetapan sasaran bantuan tersebut.
“Banyak penetapan desil yang sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Kami yang di pemerintahan desa berada di posisi serba salah karena berhadapan langsung dengan masyarakat,” ujar Edi Fraza. sabtu (05/09/2026).
Menanggapi ketidaksesuaian data tersebut, Pemerintah Desa Taja Raya I secara resmi meminta pihak Perum Bulog dan Dinas Badan Ketahanan Pangan untuk turun langsung melakukan verifikasi fakta.
Kehadiran tim teknis di lapangan dinilai penting guna melihat kondisi ekonomi warga yang sebenarnya, sekaligus melakukan pemutakhiran data agar bantuan pangan dapat disalurkan secara tepat sasaran serta tepat manfaat. (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *