Banyuasin Bangkit di Tengah Keterbatasan: Bupati Askolani Dorong Inovasi dan Disiplin Jajaran Pemkab

BANYUASIN, Wartakitanews.com — Di tengah tantangan keterbatasan keuangan daerah, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., dengan tegas menyerukan pentingnya kekompakan, disiplin, inovasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Semangat ini ditekankan demi meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Arahan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin sekaligus Monitoring dan Evaluasi Percepatan Realisasi Anggaran Tahun 2026 dan Program/Kegiatan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Rapat strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., serta didampingi oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., jajaran Kepala OPD, para Kepala Bagian/Badan, hingga Camat se-Kabupaten Banyuasin.

Ubah Tantangan Menjadi Solusi Kreatif

Dalam arahannya, Bupati Askolani secara khusus meminta seluruh perangkat daerah agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan utama untuk menurunkan standar pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, situasi fiskal yang menantang ini harus dijadikan momentum kebangkitan untuk mendongkrak kreativitas, mengoptimalkan sumber daya yang ada, serta menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan di lapangan.
“Kita tidak boleh mengeluh dengan kondisi yang ada, apalagi sampai putus asa. Kita harus berpikir, berinovasi dan mencari solusi. Dari keluhan, kita balik menjadi sebuah solusi,” tegas Bupati Askolani penuh semangat.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dieksekusi sesuai target yang ditetapkan—baik dari aspek fisik maupun keuangan—dengan tetap menjunjung tinggi kelengkapan administrasi.

Fokus pada Pelayanan Dasar dan Kehadiran Pemerintah

Di tengah keterbatasan pembangunan fisik, Bupati Askolani menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus semakin dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sektor-sektor esensial seperti kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan, penyediaan air bersih, infrastruktur, hingga pertanian harus terus diperkuat dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen, konsistensi, kekompakan, dan kedisiplinan kerja. Setiap aparatur diminta untuk mematuhi regulasi yang berlaku sebelum mengambil keputusan, serta memastikan setiap hasil pekerjaan benar-benar membawa manfaat masif bagi masyarakat.

Wanti-Wanti Wakil Bupati: Jangan Tunda Pekerjaan!

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., memberikan penekanan khusus terkait percepatan realisasi program dan kegiatan mengingat kalender pemerintahan kini telah memasuki bulan Agustus 2026. Wabup Netta mewanti-wanti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak menumpuk pekerjaan di akhir tahun.
Setiap kendala yang dihadapi di lapangan diminta untuk segera dilaporkan dan dikoordinasikan secara terbuka agar solusi bersama dapat segera ditemukan.
“Kita sudah memasuki bulan Agustus, sehingga realisasi program seharusnya sudah cukup tinggi. Jangan menunggu sampai akhir tahun untuk mengejar target. Kalau ada kendala, segera dikoordinasikan dan diselesaikan bersama,” ujar Wabup Netta.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama, mengingat penyelesaian persoalan strategis—mulai dari penanganan inflasi, pengendalian kemacetan, optimalisasi hingga sertifikasi aset daerah—tidak bisa diselesaikan secara parsial atau bekerja sendiri-sendiri.
Jajaran kecamatan pun diinstruksikan untuk lebih proaktif turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi warga, memastikan ketepatan sasaran bantuan, memperbarui data, serta mengidentifikasi masalah mendesak yang butuh intervensi pemerintah daerah.

Harapan ke Depan

Melalui forum rapat koordinasi dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin optimis bahwa seluruh perangkat daerah mampu bergerak cepat, memperkuat koordinasi, dan memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai koridor aturan. Dengan memegang teguh kerja sama, disiplin, dan komitmen bersama, Pemkab Banyuasin bertekad untuk terus menjaga mutu pelayanan serta memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banyuasin.
(Sumber: Diskominfo.SP/IKP | Editor: Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *