Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD, Tegaskan Pentingnya Pengabdian dan Percepatan Pembangunan Tol

BANYUASIN, Wartakitanews.com — Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Pengganti Antar Waktu (PAW). Pelantikan ini resmi mengukuhkan Akino, S.H., sebagai anggota DPRD Banyuasin menggantikan almarhumah Sri Yatun, S.Pd., berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 450/KPTS/I/2026.
Acara yang berlangsung khidmat pada Jumat (31/07) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif di Bumi Sedulang Setudung.

Simbol Keberlanjutan Amanah Rakyat

Dalam sambutannya di hadapan para pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Askolani menegaskan bahwa mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) bukan sekadar formalitas administratif atau pergantian nama dalam struktur keanggotaan dewan semata. Lebih dari itu, PAW merupakan simbol keberlanjutan amanah rakyat yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat luas.
“Mari kita lanjutkan pengabdian dengan semangat persatuan. Walaupun kita berasal dari latar belakang, pandangan, dan pilihan politik yang berbeda, kita memiliki rumah yang sama, yaitu Kabupaten Banyuasin. Kita juga memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kehidupan yang lebih baik, lebih adil, lebih aman, dan lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati Askolani.

Solusi Konkret Atasi Kemacetan Melalui Tol Banyuasin

Selain menyambut anggota dewan yang baru, Bupati Askolani juga menyoroti berbagai tantangan pembangunan strategis di Kabupaten Banyuasin. Fokus utama yang disoroti meliputi:
  • Pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan dasar.
  • Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
  • Penguatan ekonomi kerakyatan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Secara khusus, Bupati Askolani memberikan perhatian besar terhadap permasalahan kemacetan lalu lintas yang kian mengganggu mobilitas warga serta menghambat laju perekonomian di jalur utama Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, volume kendaraan dan beban tonase yang melintas saat ini telah jauh melampaui batas kapasitas jalan yang ada.
Sebagai langkah taktis dan strategis, Pemerintah Daerah terus menggenjot solusi jangka panjang yang efektif.
“Percepatan pembangunan tol menjadi satu-satunya solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan kemacetan saat ini… Mengenai hal ini, saya sudah berdiskusi langsung dengan Kementerian PUPR dan pihak Hutama Karya (HK). Mudah-mudahan selesai pada akhir tahun 2026,” harapnya optimis.

Sinergi Kemitraan Pemerintah dan DPRD

Di penghujung sambutannya, Bupati Askolani mengingatkan kembali pentingnya peran aktif para wakil rakyat untuk senantiasa turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Ia juga menekankan bahwa hubungan antara Pemerintah Daerah dan DPRD adalah hubungan kemitraan yang setara sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
Meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, kedua lembaga tersebut memiliki satu tujuan yang sama, yakni memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuasin. (Vilkadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *