MUSI RAWAS, WartaKitaNews.com – Bejat, seorang oknum ASN di PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas (Mura) inisial S alias Bagol (47) warga Desa R Rejosari Kecamatan Purwodadi tega menyetubuhi anak Balita sebut saja Bunga (4) yang merupakan tetangganya.

Perbuatan bejad itu diketahui setelah korban mengadukan perbuatan pelaku kepada ayuk kandungnya sendiri bernama Sherli.

Akibat perbuatan itu pelaku langsung diringkus Unit PPA Sat Reskrim Polres Mura di tempat kerjanya di Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, Senin (14/8/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo, didampingi Kasat Reskrim, AKP Hary Dinar, dalam siaran persnya mengatakan setelah mendapatkan  informasi keberadaan tersangka  di tempat bekerja di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Mura.  Selanjutnya Kasat Reskrim  AKP Hary Dinar memerintahkan Unit PPA dan Tim Opsnal  Sat Reskrim Polres Mura untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kemudian tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hary Dinar  langsung memimpin penangkapan terhadap tersangka tersebut. Lalu pada saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan dan selanjutnya tersangka dibawa ke Sat Reskrim  Polres Mura guna dilakukan Penyidikan lebih lanjut.

Diketahui, Peristiwa terjadi di rumah pelaku di Desa R Rejosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Mura pada Minggu (13/8/2023) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kejadian berawal dari  korban melihat perlombaan acara tujuh belasan di depan rumah pelaku, yang mana rumah pelaku bersebelahan atau tetangga orang tua korban yang bernama Kasino. Lalu  pada saat korban menonton lomba, pelaku  mengajak korban masuk ke rumah pelaku dan sesampai di dapur pelaku langsung menyetubuhi korban.

Usai menyakitkan hasratnya  pelaku mengajak korban keluar melalui pintu samping  rumah pelaku. Setelah kejadian korban menceritakan kepada ayuk kandungnya yang bernama Sherli dan kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mura. (And)

By Vilkadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *