MUSI RAWAS, WartaKitaNews.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya untuk menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD).

Untuk merealisasikan dalam meningkatkan PAD Kabupaten Mura, Satpol-PP dan Damkar Mura telah mengajukan Peraturan Daerah (Perda) pada tahun 2022 tentang retrebusi proteksi masalah kebakaran.

Demikian dikatakan Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP dan Damkar Kabupaten Mura, Dien Candra didampingi Kepala Bidang (Kabid) Damkar, Yusi Arnedi kepada awak media, Jum’at (25/11/2022).

Diakui Dien, tahun-tahun sebelumnya SatPol-PP dan Damkar belum berkontribusi maksimal dalam menyumbangkan PAD.

“Namun, di tahun 2023 nanti Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Mura, akan berkontribusi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Mura,” katanya.

Hal ini, sambungnya, di tahun 2022 ini pihak Satpol PP dan Damkar Mura telah mengajukan Perda tentang untuk pemungutan retrebusi proteksi masalah kebakaran.

”Usulan Perda tersebut sekarang ini masih di bahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mura untuk disetujui menjadi Perda,” jelasnya.

Kemudian, setelah Perda disetujui oleh DPRD, maka Satpol PP dan Damkar tidak berjalan sendiri melainkan melibatkan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Mura.Dan memberikan surat edaran kepada setiap perusahaan-perusahaan maupun perkantoran pemerintahan.

”Untuk itu, di tahun 2023 kita mulai memberikan himbauan maupun sosialisasi, setelah itu baru akan dilakukan pemungutan biaya retrebusi,” terang Kasat.

Dijelaskan Kasat, perusahaan-perusahaan maupun perkantoran pemerintah yang sudah memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) akan dikenakan retribusi dengan tujuan untuk meningkatkan PAD Kabupaten Mura.

“Misalnya, perusahaan atau perkantoran pemerintahan memiliki APAR dan Hidrat seberat 3 kg, maka dipungut biaya retribusi sebesar Rp 25.000,'(Dua Puluh lima Ribu Rupiah),” paparnya.

Sedangkan, lanjut Dien, jika APAR dan Hidrat yang melebih dari 3 Kg, akan dipungut biaya sebesar Rp 40.000,'(Empat Puluh Ribuh Rupiah) pertahunnya.

“Apabila dalam satu kantor maupun perusahaan ada tiga hingga empat sarana alat proteksi kebakaran, maka Satpol-PP dan Damkar Mura dapat berkontribusi menyumbangkan PAD Kabupaten Mura bisa mencapai ratusan juta rupiah pertahunnya,” pungkasnya. (And)

By admin

Joni Karbot & Vilkadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *