MUSI RAWAS, WartaKitaNews.com – Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud didampingi Wakil Bupati, Hj Suwarti menyampaikan implementasi Lokasi Khusus (Lokus) Intervensi Stunting untuk membangun kesehatan warga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mura saat menghadiri sekaligus membuka langsung Pelaksanaan Aksi I Analisa Situasi Tahapan Konvergensi Stunting Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022, di Auditorium Pemkab Mura, Senin (06/06/2022).

Dikatakan Bupati, hasil survey menunjukkan telah terjadinya penurunan kasus stunting di Musi Rawas, namun masih ada tantangan berat karena penurunan belum mencapai sesuai target nasional yakni 14 persen.

“Untuk Kabupaten Mura tahun ini, penurunan stunting 28 persen dan tahun lalu 35 persen berdasarkan survey. Namun, kedepan bila bapak/ibu dan saudara- saudara sekalian dalam Intervensi Stunting dapat lebih efektif dan tepat sasaran, maka keluarga yang beresiko stunting akan dapat diturunkan dengan signifikan,” ujar Bupati.

Bupati juga memaparkan dalam Intervensi Penurunan Stunting ada 8 aksi yang akan dilakukan, dimana masing- masing aksi mempunyai capaian target masing-masing.

Hasil yang diharapkan, tambahnya, adanya perbaikan desa lokus stunting dari sebelumnya. Dari desa lokus 130 desa menjadi 31 lokus intervensi stunting di Kabupaten Mura.

Pencapaian 14 persen target nasional akan dapat kita capai bila kita saling bersinergi, membantu dan bergotong royong mencapainya,” harap Bupati.

Dengan percepatan tersebut, Bupati berharap segera mencapai Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat (Mantab) terutama bidang kesehatan masyarakat.

“Semoga dengan pelaksanaan Intervensi Stunting Aksi 1 ini lancar dan sukses,” tandasnya.

Hadir dalam acara ini para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Musi Rawas serta para peserta dari masing OPD dan Stakeholder terkait. (And)

By Joni Karbot

Bung JK : Komisaris PT VMN, Owner WartaKitaNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *