LUBUKLINGGAU, WartaKitaNews.com – Suasana operasi pasar (OP) minyak goreng yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Lubuklinggau dibeberapa lokasi yang ada di Kota itu serentak ditunda oleh instansi terkait, Kamis (10/3/22).

Pembatalan op itu terpaksa dilakukan karena membludaknya masyarakat yang antri, bahkan kerumunan yang hadir mencapai ribuan orang dan menjadi trending topik di media sosial.

Dilansir dari Tribunsumsel Kadisperindag Lubuklinggau, Surya Darma, ketika dikonfirmasi di Polres Lubuklinggau menyampaikan pembatalan op karena antusias masyarakat sangat tinggi.

“Kupon sudah kita bagikan, tapi khusus di wilayah Utara I tepatnya GOR Megang (Kecamatan Lubuklinggau Utara I) banyak masyarakat tidak menggunakan protokol kesehatan, sehingga ditunda,” ungkap Surya pada wartawan.

Surya menyampaikan dari delapan tempat pelaksanaan OP yakni Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan II, Lubuklinggau Utara I dan II, Lubuklinggau Selatan I dan II kemudian Lubuklinggau Timur I dan II.

“Yang ditunda yakni Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kecamatan Lubuklinggau Utara I dan Kecamatan Lubuklinggau Utara II baru sebagian,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi menyampaikan, penundaan OP wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara dan Barat karena kondisi masyarakat sangat membludak.

“Akhirnya hasil koordinasi dengan Forkopimda kota Lubuklinggau, karena kita lihat ada yang tidak taat prokes, maka pelaksanaannya kita lakukan penundaan sementara,” ungkapnya.

Harisandi mengungkapkan penundaan ini lebih kepada membludaknya masyarakat yang mengantri, kedepan ini akan bahas, kemungkinan nanti akan kita atur berdasarkan RT.

“Misalkan jadwal RT A, apabila ada yang datang bukan jadwal RT tempat tinggalnya maka otomatis tidak kita beri,” ujarnya. (RD)

By Joni Karbot

Bung JK : Komisaris PT VMN, Owner WartaKitaNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *